jambore-sepeda-kompas-1

Yuk Ikuti Event Jambore Sepeda Harian Kompas 2015!

Buat yang demen gowes, luangkan waktu dan persiapkan fisik untuk 28 Februari – 1 Maret 2015, karena Harian Kompas akan menggelar event Jambore Sepeda Kompas pada tanggal tersebut. Start akan dimulai pukul 07.30 WIB di Kota Baru Parahyangan, yang kemudian dilanjutkan ke bumi perkemahan Rancaupas dimana para peserta akan menginap di dalam tenda selama semalam. Read more

rekor-sepeda-steve-abraham-2

Demi Rekor, 20 Jam Bersepeda Setiap Hari Pun Dilakoni

Demi menumbangkan rekor ketahanan bersepeda Tommy Godwin yang belum tergoyahkan selama 74 tahun lamanya, Steve Abraham berencana untuk menempuh jarak 200 mil atau 20 jam per hari selama setahun dengan sepeda Raleighnya. Rencana ini sudah dijalaninya sejak 1 Januari 2015. Jadi di saat kebanyakan orang masih asyik di tempat tidur karena kecapekan merayakan tahun baru, Abraham sudah memutar pedal sepedanya untuk meraih ambisinya tersebut. Read more

jaket-sepeda-1

Memilih Jaket Sepeda

Jaket sepeda tidak hanya berguna untuk menahan dingin saat bersepeda di malam atau dini hari, tapi juga bisa membakar lemak lebih cepat dan melindungi badan dari siraman air hujan. Pertanyaannya, jaket sepeda mana yang harus dipilih? Mengetahui jenis-jenis jaket sepeda akan sangat membantu keputusan dalam membelinya. Misalnya, ada jaket sepeda yang waterproof , ada juga yang water resistant, dan ada pula yang didesain sekedar untuk menahan terpaan angin (windstopper).

Kalau memang menginginkan jaket yang anti air, pilihlah yang waterproof karena jaket jenis ini menggunakan seal serta seam tape sebagai penutup jahitannya serta diperkuat dengan lapisan DWR (durable water-repellent). Sedangkan untuk yang water resistant, jaket ini biasanya tidak bisa bertahan lama dalam mencegah rembesan air meskipun hujannya tidak begitu lebat. Plus, jaket anti air biasanya dirancang pula untuk mampu menahan angin. Sebaliknya, jaket sepeda yang mampu menahan angin belum tentu anti air.

Yang juga penting untuk diperhatikan saat hendak membeli jaket sepeda adalah bahannya. Cari tahu apakah jaket tersebut terbuat dari bahan yang breathable atau non-breathable. Kalau mau bergerah-ria saat gowes sekalipun cuaca lagi mendung atau bahkan hujan, silahkan pilih yang non-breathable. Jika ingin meminimalisir sumuk (gerah), pilih yang breathable. Apa itu lapisan breathable? Intinya, lapisan ini memiliki kemampuan untuk mengeluarkan udara lembab (yang dihasilkan uap tubuh) dari bagian dalam.

jaket-sepeda-2

Jangan lupa juga untuk memastikan jaket sepeda yang dipilih memberikan kenyamanan yang sepadan dengan harganya. Jangan sampai hanya karena ingin tampil bergaya dengan jaket yang berdesain keren lantas faktor kenyamanan dinomorduakan.

Bagi yang hendak membeli jaket sepeda untuk yang pertama kalinya, jangan heran dengan desain bagian belakang jaket yang sedikit lebih panjang daripada bagian depan. Tergantung dari jenis sepedanya, posisi tubuh pesepeda biasanya sedikit membungkuk saat sedang gowes sehingga bagian belakang jaket agak tertarik ke atas. Karena itulah bagian belakang dibuat sedikit agak panjang.

pusaran-air

Ingin Lihat Pusaran Air Dari Dekat?

Pusaran air dalam video dibawah ini mungkin memang termasuk kecil dan tidak memiliki kekuatan untuk menghisap siapapun ke pusat bumi, tapi kebanyakan orang pastinya tetap memilih untuk melihatnya dari jarak jauh. Berbeda halnya dengan penyelam yang satu ini. Tidak puas dengan melihat permukaannya saja, dia memutuskan untuk terjun menyelam. Hasilnya memang mengagumkan. Buat kamu yang penasaran seperti apa penampakannya, cukup melihatnya dari video ini saja. Kalau kebetulan menemui pusaran air, lebih baik jangan ikut-ikutan penyelam nekat ini karena sudah ada ada sejumlah kasus kematian akibat coba-coba mendokumentasi pusaran air.

road-bike-sam-pilgrim-dirt

Asyiknya Jumpalitan Dengan Road Bike

Bisakah road bike dipakai untuk dirt jump? Pertanyaan ini dijawab dengan manisnya oleh Martyn Ashton dan Sam Pilgrim dalam sebuah video super atraktif yang diberi judul Road Bike Party 3 – San Diego. Dengan roda Vision Metron 81, komponen K Force yang meliputi rem, crank, bar dan stem, sadel Prologo dan shifter Shimano, Sam Pilgrim dengan gaya gokilnya menunjukkan kepiawaiannya “mengocok” jalur dirt. Jungkir balik di udara sambil lepas tangan? Tidak masalah. Menembus jalur pump track? No problemo. Salah satu aksi jumpalitannya memang sempat terlihat lepas kendali dan membuat sepedanya terpelanting, tapi bisa saja adegan tersebut memang disengaja supaya videonya terasa makin seru dan mengasyikkan untuk ditonton.

rollerman-longboard-downhill

Permainan Kecepatan Antara Rollerman dan Longboard

Tidak, ini bukan balapan. Meskipun judul videonya Rollerman vs Longboard, kenyataannya dalam video ini tidak terlihat adanya unsur kompetitif yang kental yang umumnya mewarnai suasana balapan. Keduanya malah sempat bercanda beberapa kali selama meluncur. Bahkan Nico Bonnefoy (longboard) sempat memegang helm Jean Yves Blondeau (rollerman) agar bisa meluncur lebih cepat. Boleh dibilang kalau dua orang ini sekedar berasyik ria menikmati permainan yang sama tapi dengan caranya sendiri-sendiri—yang satu di atas papan, satunya lagi menggunakan tubuhnya untuk “menggelinding” ke bawah dalam kecepatan yang cukup tinggi. Video berdurasi 5 menit 22 detik ini cukup asyik untuk ditonton. Nah, selamat menyaksikan :)

aksi-downhill-gagal

Kumpulan Aksi Downhill Yang Gagal Total

Kalau menonton aksi para pesepeda profesional, kelihatannya yang mereka lakukan itu terkesan mudah banget ya, padahal sebenarnya susah juga. Alhasil, mungkin ada yang coba-coba meniru tanpa persiapan khusus dan akhirnya bernasib sial. Bukan pujian yang didapat, malah anggota badan yang semerbak dengan aneka memar. Karena itulah ada baiknya sekali-kali melihat nasib mereka yang gagal sebelum mencoba teknik tertentu supaya kamu bisa benar-benar mempersiapkan diri (siap batin, siap fisik, siap pijat, siap perban, siap ambulans :D ). Lagipula, dengan mengamati kengenesan kegagalan orang lain, kamu bisa selangkah lebih maju untuk sukses menguasai teknik apapun. Read more

matahari-terbit-worldview

Pemandangan Matahari Terbit dan Lautan Awan dari Tepi Angkasa

Inilah sesuatu yang tidak bakal bisa kamu lihat setiap hari. Video berdurasi 1 menit 32 detik ini berhasil menangkap panorama matahari terbit yang spektakuler dari tepi angkasa. Melihat sunrise dari puncak gunung saja indahnya sudah tidak bisa terungkapkan dengan kata-kata, apalagi melihatnya dari tempat yang menyentuh antariksa.

Pemandangan mempesona ini diambil dalam sebuah penerbangan yang dilakukan oleh World View sebagai bagian dari persiapan untuk paket wisata perusahaan tersebut, yang akan mengantarkan traveler menyentuh angkasa dengan transportasi balon yang didesain secara khusus.

wallride

Aksi Wallride Merebut Posisi Terdepan

Awalnya Michal Marosi berada di posisi paling belakang. Namun di sebuah belokan, ketika dua pembalap didepannya tampak berkutat untuk berebut posisi, Marosi dengan mulusnya melakukan aksi wallride, menggelincir di atas dinding papan besar dan melewati kedua lawannya begitu saja tanpa ada perlawanan yang berarti. Padahal jarak antara Marosi dengan kedua pembalap tersebut cukup jauh, lho.